Tips Mengatur Keuangan Dalam Berbisnis

Topik mengenai keuangan dalam berbisnis adalah bagian yang paling sensitive dalam dunia bisnis. Keuangan menjadi pondasi utama untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dalam berbisnis, transparansi dan sistem keuangan yang baik adalah kunci sukses dalam menjalankan sebuah bisnis. Apalagi jika bisnis yang dijalankan melibatkan banyak orang, maka sistem keuangan yang jujur akan sangat diperlukan. Nah, untuk memastikan keuangan bisnis kamu diatur dengan baik dan juga untuk menghindari kecurangan selama berbisnis. Kamu perlu untuk mempelajari tips keuangan berikut dalam berbisnis.

Tips Mengatur Keuangan Dalam Berbisnis

Tips Mengatur Keuangan Dalam Berbisnis

1. Membangun Kerjasama Tim

Bisnis yang dibangun dengan melibatkan banyak orang tentu akan lebih sulit untuk mengatur keuangannya. Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu memastikan bahwa tim yang terlibat dalam bisnis kamu adalah orang-orang yang dapat dipercaya. Kamu perlu membangun sebuah kerjasama tim yang solid untuk menjalin rasa percaya antar sesama anggota. Kerjasama tim menjadi hal yang erat kaitannya dengan keuangan, terutama jika kamu mengandalkan orang lain dalam menjalankan arus masuk dan keluar pada bisnis kamu. Kerjasama tim yang solid akan menghadirkan transparansi dalam mengatur keuangan bisnis. Sehingga kamu dapat terhindar dari perselisihan dalam mengelola keuangan berbisnis.

2. Membuat Papan Skor

Papan skor sangat penting untuk mengatur keuangan berbisnis. Setidaknya terdapat empat jenis papan skor yang harus kamu miliki saat menjalani bisnis. Yang pertama yaitu papan skor untuk penjualan, kemudian papan skor untuk untuk laba kotor, lalu papan skor untuk persentase laba kotor, terakhir adalah papan skor untuk mengetahui pendapatan bersih. Papan skor sangat berguna untuk memantau capaian yang ditargetkan dalam bisnis yang kamu jalankan. Pemantauan papan skor akan sangat berguna untuk mengetahui trend yang sedang diminati dan produk yang kurang diminati. Dengan data ini kamu dapat mengambil langkah untuk bisnis selanjutnya, misalnya mengalokasikan sebagian dana ke produk yang lebih banyak diminati. Papan skor juga akan membantu kam dalam menjalankan siklus bisnis yang stabil yaitu melakukan analisis, membuat keputusan, melakukan tindakan, kemudian mendapatkan hasilnya.

3. Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah bagian terpenting dalam mengatur keuangan bisnis. Melalui laporan keuangan kamu bisa mengetahui pengeluaran dan pemasukkan selama menjalankan bisnis. Umumnya laporan keuangan diberikan dalam jangka waktu pendek dan juga laporan keuangan dalam jangka waktu panjang. Misalnya laporan keuang perbulan dan laporan keuangan pertahun. Laporan keuangan berisi tentang jumlah pendapatan selama menjalankan bisnis. Laporan keuangan juga dapat digunakan untuk memantau kejujuran pegawai dalam berbisnis. Jika kamu menjalankan bisnis yang cukup besar, maka laporan keuangan adalah hal yang wajib dibuat.

4. Memahami Arus Kas Bisnis

Memahami arus kas bisnis berguna untuk mengetahui hubungan antara arus kas perusahaan dengan keuntungan yang diperoleh perwaktunya. Melalui arus kas kamu dapat mengatahui kemana aliran uang perusahaan dari bisnis yang kamu kelola. Ini penting untuk menjaga atmosfer keuangan yang sehat. Jika bisnis yang kamu kelola adalah bisnis yang cukup besar yang melibatkan kegiatan investasi, arus kas adalah sistem keuangan yang krusial. Melalui arus kas kamu dapat melakukan analisis untuk menentukan kapan kamu harus melakukan investasi atau sebaiknya menunda investasi. Arus kas yang teratur akan membantu bisnis kamu dapat berjalan dalam jangka waktu yang panjang. Nah, jika kamu belum membuat arus kas, cobalah untuk memulai membuatnya.

5. Membuat Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan dalam dunia bisnis umumnya dijadikan sebagai pegangan untuk menentukan tolak ukur keuangan serta mengawasi kinerja pegawai yang terlibat dalam sistem keuangan. Anggaran keuangan biasanya dikelola dan dibuat dalam rentang waktu tertentu. Kamu dapat menentukan rentang waktu yang menurut kamu tepat untuk melakuka evaluasi anggaran keuangan bersama-sama, misalnya sekali dalam enam bulan. Membuat anggaran keuangan cukup rumit, karena itu usahakan untuk melibatkan penasehat keuangan yang memahami dengan baik sistem keuangan. Dalam melakukan evaluasi anggaran, kamu perlu memprediksi biaya pengeluaran kedepannya yang akan dianggarkan. Hal ini tentu cukup sulit karena kesalahan yang besar dalam memperkirakan anggaran akan mendatangkan kerugian dalam bisnis.

6. Memiliki Target Finansial

Target finansial adalah langkah yang perlu diambil untuk menjaga haluas perusahaan dan juga kinerja pegawai. Target finansial akan memberikan dampak pada kinerja dan produk dari bisnis yang dikelola, karena akan memberikan capaian yang menantang. Hal ini akan terasa seperti menantang anda dalam berbisnis untuk berani mengambil resiko agar target finansial tercapai.
Apakah kamu sudah memulai menjalankan sistem keuangan yang benar pada bisnis yang kamu jalankan? Jika belum, maka mulailah untuk mengevaluasi sistem keuangan dalam bisnis tersebut. Kamu tentu tidak ingin mengalami kerugian akibat tidak memahami alur keuangan bisnis yang dijalankan. Bagi kamu yang baru akan menjalankan bisnis, sebaiknya lebih dulu memahami ilmu-ilmu tentang keuangan dalam berbisnis. Ini benar-benar sangat membantu dalam menjalan sistem bisnis yang stabil.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*